Menghadapi Pemilu legislatif di Kab Rokan Hilir menimbulkan beberapa dampak negatif dikalangan para calon legislatif yang akan bertarung dalam memperebutkan kursi di DPRD khususnya Dapil 1 yakni daerah pemilihan Sinaboi – Bangko dan Batu hampar. Gaya gaya premanisasi masih dipakai untuk menjatuhkan lawan politik Layaknya laksana Zona neraka sehingga persaingan tidak sehat tidak bisa dielakkan dikalangan calon tersebut termasuk merusak atribut dan perlengkapan kampanye. Tidak terlepas hal tersebut dialami oleh kantor DPC PNI Marhaenisme. Plank Kantor DPC PNI M yang beralamat di Jalan Perwira 182/ B Bagansiapiapi dan Plank Kantor PAC PNI M yang berdomisili di labuhan tangga kecil di coret dengan cat semprot oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh oknum tersebut pada subuh hari disaat orang sedang tertidur lelap. Menurut keterangan penjaga malam, ucu Amran yang biasa ronda diareal lintasan jalan perwira mengatakan kuat dugaan pelaku yang melakukan aksi tersebut berkemungkinan melakukannya pada subuh hari, karena dari jam 1 s/d 4 subuh dia tidak melihat tanda tanda bahwa ada gerak gerik yang mencurigakan, setelah dia pulang baru mendengar khabar bahwa ada salah satu tempat wilayah penjagaannya di coret oleh oknum yang tidak diketahui pelakunya.
Demikian juga bendera PNI M di Bagan punak ditumbang oleh oknum yang tidak diketahui identitasnya. Namun setelah dilakukan penyidikan dari tim sukses PNI M mereka telah mengetahui bahwa oknum pelaku perusakan tersebut telah diketahui dan tinggal dibawa dan diproses secara hukum. Setelah dikonfirmasi hal tersebut kepada ketua DPC PNI M, H. Maslan, SH mengatakan biarkanlah mereka berbuat sesuka hatinya mudah mudahan beliau yang melakukan aksi tersebut mendapat petunjuk dari Allah kejalan yang lurus.
Selasa, 24 November 2009
Pelantikan Pejabat Eselon Struktural Eselon II di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir

Pada tanggal 22 Januari telah diadakan Mutasi 5 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir. Ke lima pejabat tersebut adalah
1. Drs Ferry Parya jabatan lama Kadis Perkebunan jabatan baru Kadis Pendidikan
2. Drs Surya Arfan Jabatan Lama Kadis Pendidikan jabatan baru Staf Ahli dibidang Pemerintahan
3. Drs. H. Wan Ahmad Syaiful MS.i Jabatan lama Kepala Badan Ketahanan Pangan jabatan baru Kadis Perindag
4. Wan Rusli Jabatan lama Kadis Perindag Jabatan baru Kepala Badan ketahanan pangan
5. Wan Abu Bakar Jabatan Lama Staf Sekretariat Ke Dinas Perkebunan
Setelah pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II sebagaimana yang telah disaksikan pejabat yang hadir didampingi oleh Rohaniawan Bapak KUA Kab Rokan Hilir adalah merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan penyegaran dilingkungan pejabat eselon II.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Suyatno AM.P yang mewakili Bupati Rokan Hilir H.Annas Makmun yang kebetulan tidak bisa menghadiri acara pelantikan tersebut mengatakan bahwa pada saat ini Kab Rokan Hilir sedang menggalakkan sarana dan prasarana infrastruktur baik dalam pembangunan fisik maupun pembangunan pengembangan dibidang pendidikan.
Kegiatan pembangunan harus dilanjutkan secara berkesinambunan, penyalahgunaan wewenang dan rendahnya SDM Aparatur pemerintah termasuk ketata laksanaan merupakan penghambat pembangunan, tambahnya
Sesuai dengan surat Mendagri tgl 19 Desember 2008 tentang tindak lanjut peraturan pemerintah No 41 thn 2007 dimana untuk mengangkat pejabat eselon II tidak perlu lagi berkonsultasi dengan Gubernur Riau kecuali jabatan struktural yang dipromosikan. Dan tidak berkemungkinan akan ada mutasi mutasi berikutnya katanya.
Dalam pidato singkatnya wakil bupati mengharapkan aparatur pemerintah supaya meningkatkan kinerjanya dan tidak berleha leha dan khusus kepada Pejabat yang baru dilantik supaya lebih mengenal pembangunan yang sedang dijalankan dengan meningkatkan kinerja yang telah ada dimasa yang akan datang.
Pada akhir pidato singkatnya wakil bupati menjelaskan tentang status APBD Rokan Hilir yang tinggal menunggu verifikasi dari Gurbernur Riau yang tidak tertutup kemungkinan kabupaten Rokan Hilir adalah kabupaten no 3 setelah Rokan Hulu yang paling cepat mengajukan APBD nya ke Propinsi. Dan ia mengharapkan acara MTQ berjalan lancar sesuai dengan harapan yang telah dipercayakan oleh propinsi Riau dimana pelaksanaannya tinggal menghitung hari.
Menunggu Angkutan Tiba Masih banyak siswa yang terlambat

Sinaboi
Pengesahan pemberlakuan waktu jam sekolah pukul 07.30 WIB untuk diwilayah sekolah di Sinaboi membuat puluhan siswa disejumlah sekolah terlambat masuk sekolah, selain karena faktor angkutan yang sangat sulit kondisi jalan yang rusak, juga karena jarak rumah siswa yang sangat jauh dari sekolah.
Sekitar 30 Siswa SMA N 1 Sinaboi menunggu diluar gedung sekolah karena datang terlambat disekolah, Mulai senin ( 16/02 ) ini sesuai dengan peraturan sekolah yang dikukuhkan oleh Camat Sinaboi Yang merangkap Ketua Komite SMA Negeri 1 Sinaboi, Manan,SH ia berpesan bahwa tidak ada lagi alasan siswa yang datang terlambat karena faktor angkutan. Sesuai dengan peraturan tata tertib siswa yang dibagikan pada hari senin pada saat selesai upacara bendera, Ketua Komite sekolah menceritakan bahwa banyak orang tua wali datang kepadanya untuk minta dispensasi masalah keterlambatan siswa datang kesekolah, terutama masalah angkutan oplet yang harus mengangkut puluhan siswa yang terdiri dari siswa SMA dan Siswa SMP. Untuk diketahui bahwa oplet yang beroperasi untuk mengangkut siswa kesekolah cuma satu buah, itu pun harus antre berdesak desakan untuk bisa dapat naik. mereka harus berlomba lomba dengan siswa SMP yang juga berdekatan sekolah dengan SMAN 1 Sinaboi. Antony misalnya sudah berusaha berangkat dari rumah lebih pagi namun karena harus menunggu oplet, antony tetap terlambat datang kesekolah, antony dan puluhan temannya terpaksa harus dipulangkan oleh sekolah karena telah beberapa kali terlambat kesekolah. Banyaknya siswa yang terlambat sekolah diakui Kepala Sekolah SMA N 1 Sinaboi Drs Jhonmeiri, pihak sekolah belum memberlakukan hukuman karena Peraturan tata tertib siswa masih dalam rangka sosialisasi sesuai dengan peraturan sekolah. Masyarakat hanya bisa berharap semoga pemerintah bisa menyediakan angkutan umum untuk anak anak sekolah khususnya dikecamatan Sinaboi.
INFORMASI RAZIA PSK , BOCOR !

Moral dan nilai sosial masyarakat sudah terjadi pergesaran yang cukup mengkhawatirkan, tanpa ikatan talian pernikahan yang sah, sudah kerap melakukan hubungan intim ditempat penginapan dan wisma, terbukti dengan dilakukannya razia pada hari Kamis malam (19/2) dimulai pada pukul 11 dini hari. pada saat digelar razia gabungan yang terdiri dari Polsek Bangko, Satpol PP dan Camat Bangko terjaring 14 orang PSK ( Pekerja Seks Komersial ) dan 2 orang pasangan mesum. Razia yang digelar rutin tersebut kali ini berhasil menjaring PSK yang menjadi sasaran utama membersihkan kota Bagansiapiapi dari penyakit masyarakat tersebut seperti praktek seks terselubung. Pemerintah Kec Bangko sedang gencar gencarnya memberantas praktek prostitusi terselubung dibeberapa hotel dan salon salon.
Menurut dari tim penjaring razia, informasi akan adanya razia ini sudah diketahui pihak hotel dan wisma, sehingga pada malam itu hasil dari penjaringan P SK tidak maksimal, kuat dugaan pada siang hari para PSK sudah melarikan diri ketempat tempat yang dirasakan aman bagi mereka. Bagi PSK yang sudah tertangkap di mintai keterangan dan identitas untuk didata. Setelah melakukan pendataan mereka dikembalikan ketempat asal mereka, buat sementara waktu mereka dikembalikan dikarenakan belum ada tempat penampungan panti rehabilitasi untuk para PSK.bagi pasangan yang bukan suami istri diberikan nasehat untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Ke 14 Pekerja Seks yang ditangkap pada malam itu sedang berkeliaran di lokalisasi pelacuran dan di depan hotel kelas melati.
Pemerintah Kecamatan Bangko akan terus menggelar razia serupa untuk menertibkan dan rasa nyaman bagi masyarakat kota bagan yang ingin bersih dari perbuatan maksiat dan lainnya
KAMI DITIPU MENTAH MENTAH OLEH PPK KEC PUJUD
Kasus dugaan mark up suara di kepenghuluan Tanjung Medan yang diduga telah dilakukan oleh Panitia Pemilih Kecamatan ( PPK ) untuk diproses di Mahkamah Konstitusi hanya tinggal menghitung hari, adapun perintah MK untuk KPU dalam mengamankan kotak suara seandainya dilakukan penghitungan ulang bagi daerah yang memiliki sengketa dalam pemilu tidak tertutup kemungkinan juga dilakukan untuk daerah kepenghuluan Tanjung Medan Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres, Formulir C1 dari KPPS, DD-A dan Rekap hasil penggelembungan suara yang dilakukan oleh PPK Kepenghuluan Tanjung Melawan sudah kami peroleh dari saksi dilapangan, ujar Sekjen PNI Marhaenisme dengan nada geram. saat itu Tim teropong melihat tim sukses PNI sedang melaporkan ke Panwaslu Kab Rokan Hilir untuk ditembuskan ke Polres dengan mengajukan saksi dalam penyidikan lebih lanjut di Polres nanti. kami masih menunggu kinerja Panwaslu untuk menindaklanjuti hasil temuan yang kami peroleh dilapangan. ujar Ketua DPC PNI, Maslan SH, kami sudah ditipu mentah mentah oleh Ketua PPK Kepenghuluan Tanjung Medan yang berani menggelembungkan suara untuk partai lain, kami akan menuntut PPK dengan pasal yang berlapis.
sesuai dengan pemberitaan Teropong edisi lalu, Partai yang diduga dibantu suaranya oleh PPK Kepenghuluan Tanjung Medan Kec Pujud yakni Partai Bintang Reformasi, dan menurut keterangan sesuai dengan data Saksi TPS yang telah diperoleh oleh beberapa partai yang ikut menjadi saksi pada penghitungan suara di 63 TPS di Kepenghuluan Tanjung Medan mengklaim bahwa Caleg dari PNI Maehaenisme yang layak duduk di Kursi DPRD bukannya caleg dari PBR,perbedaan jumlah suara antara PNI dan PBR terpaut 404 suara untuk PNI berdasar dari hasil teli dari Partai Gerindra dan setelah di Mark up ( digelembungkan ) oleh PPK maka suara PBR menjadi naik mengalahkan PNI yang hanya terpaut 15 suara. sangat ironis memang dizaman sekarang ini masih ada calon anggota Dewan yang membeli suara untuk duduk dikursi DPRD Rokan Hilir ujar Ketua DPC PNI, saat dikonfirmasi dengan Caleg dari Partai PNI, H. Indra Hadi ia hanya mengaku pasrah dengan kinerja PPK, biarlah Tuhan yang membalas perbuatan mereka, ujarnya dengan nada lemah. memang sangat disayangkan seandainya kami harus kalah dengan cara ditipu begini, kalau kalah dalam strategi meraih suara dimasyarakat kami masih bisa maklum, tapi kalau sudah komandannya yang mengambil alih untuk mengalahkan kami itu yang tidak bisa kami terima, seharusnya PPK bersifat netral karena ia ibarat wasit ditengah lapangan ,apabila wasit sudah dibayar untuk memenangkan tim lain bagaimana proses pertandingan bisa berjalan fair? ungkap H. Indra Hadi seakan akan mengharapkan jawaban dari Tim Teropong, diakhir pembicaraan ia hanya mengharapkan proses hukum bisa berjalan seadil adilnya, jangan hanya menunggu uang baru hukum berjalan, dan ia berdoa semoga kursi yang diduduki anggota DPRD dengan menggunakan uang untuk membeli suara akan senantiasa panas terus sampai diakhirat nanti ujar beliau yang baru saja pulang menunaikan ibadah haji.
MENGENANG PERJUANGAN PAHLAWAN DI KAB ROKAN HILIR DAN RAMAH TAMAH DENGAN PARA VETERAN
Dalam menghadapi HUT RI ke 64, Pemerintah Kab Rokan Hilir tidak lupa mengundang para veteran sebagai bentuk sumbangsih atas perjuangan mereka dalam merebut kemerdekaan. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 15/8 digedung serba guna. Pada acara tersebut juga dihadiri oleh veteran perang berjumlah 16 orang dua generasi bangsa yakni generasi perintis kemerdekaan dan generasi veteran, para tauladan dari berbagai profesi berjumlah 16 orang serta atlit dan pelatih yang menerima binaan dari pemerintah kabupaten Rokan Hilir. Pada sambutannya Bupati mengisahkan tentang perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dengan bermodalkan bambu runcing khususnya di Kab Rokan Hilir. Beliau juga berpesan bahwa dizaman sekarang ini semua elemen bangsa harus bersatu, membulatkan tekad, menyatukan pandangan, persepsi dan visi agar perjuangan bangsa Indonesia dan cita cita Kab Rokan Hilir akan berjalan terus. Generasi muda sebagai estafet pembangunan harus mempunyai itikad dan perjuangan yang tinggi untuk terus membangun Rokan Hilir. Bupati juga mengisahkan tentang pengalaman beliau waktu agresi militer Belanda ke II di tahun 1945 dan 1946, saat itu beliau berumur 6 tahun. Sesudah proklamasi Belanda masuk ke Bagansiapiapi dengan mengadu domba penduduk sehingga pecahlah perang saudara pada tgl 18 September 1946 di Bagansiapiapi. Pada Agresi Belanda I dan II tahun 1947 terjadi Kewedanaan di Kab Rokan Hilir yakni Kubu, Bangko dan Tanah Putih dan Bagansiapiapi sebagai Ibukota kewedanaan, namun ada beberapa daerah tidak
mau menyerah. Namun Belanda berusaha merebut Tanah Putih di pagi harinya tepat pada puasa terakhir ( puasa bungsu ; red ) , saat itu para ibu ibu yang tidak mau menyerah dengan Belanda mengambil sikap untuk meninggalkan rumahnya, segala harta dan benda mereka tinggalkan. Daerah yang mereka tinggalkan yakni, Bangko Kiri, Bangko Kanan, Jumrah, Rimba Melintang dan perkampungan lainnya. Mereka lari kehutan pada saat tentara Belanda masuk dengan menggunakan tujuh buah kapal yaitu kapal judat dan kapal J.O. sedangkan Bangko dan Tanah Putih masyarakatnya tetap bertahan dan tidak mau menyerah dan belum dapat direbut oleh Belanda. Pada saat itu Bangko merupakan transit perbekalan bantuan dari RRC, pada saat itu Penghulu Bangko Kanan adalah ayahnda Bupati Rokan Hilir sekarang dan camatnya Abdullah sukuf. Logistik bantuan tersebut berupa senjata yang dioper oleh MC Ma’aruf dan Muckhtar Ma’aruf ke sungai Bangko. sedangkan tempat pelarian tentara Republik adalah kantor camat bangko sekarang. DI Panjaitan korban G 30 S PKI merupakan pimpinan gerilya saat itu. Makanan tentara tersebut hanya berupa Ubi dan jagung, tentara belanda menggunakan traktor sebagai kendaraan patroli, karena suaranya nyaring maka cepat diketahui oleh tentara RI. Bupati juga menyentil Burhanuddin yang saat itu menenteng senapan panjang namun sekarang pada acara temu ramah menjadi tamu. Banyak pengalaman yang dipaparkan oleh Bupati Rokan Hilir tentang perjuangan para tentara yang ada di Kab Rokan Hilir, Bupati berharap sekarang ini kita harus berjuang untuk mengentaskan kemiskinan seperti di daerah penipahan dan Sinaboi, pada saat ini didaerah tersebut masih ada rumah atap bocor, pekerjaan yang tidak sesuai dengan upah yang diterima serta kebutuhan hidup yang sekarang mencekik masyarakat. Usaha usaha yang dilakukan oleh Pemerintah dengan memberikan perkebunan rakyat dan usaha lainnya. kemudian Acara dilanjutkan dengan memberikan penghargaan dari Bupati Rokan Hilir kepada para teladan antara lain Wan Muchtar noor kategori Penghulu teladan, dr. Haryani Tsai sebagai Dokter teladan, Edo Rendra perawat teladan, Ismadi sebagai kesing Teladan, Mujana SP PPL Teladan, Alkahfi Sutikno,SE Guru SLTA Teladan, Kiki Ardian, SPd Guru SLTP Teladan, Sri Mulyati SP.d Guru SD Teladan, Buyung Isa Tukang Becak Teladan, Hakim Gunawan Petugas Kebersihan Teladan, Wahyu Kurniawan Siswa SMA Teladan, Rio Saputra Siswa SMK Teladan, dan juga beberapa Atlit dengan berbagai cabang olehraga yang telah mengharumkan Rokan Hilir dengan mendapatkan medali antara lain 1 Emas 12 Perak dan 14 Perunggu dari cabang Lompat tinggi, catur, tenis lapangan, karate dan atletik. Setelah itu acara temu ramah tersebut diakhiri dengan nyanyi dan foto bersama. ( amrial )
Kerusakan Ringan Body Jalan Rumbio Akibat Umur Pakai Dan Beban

Menanggapi pemberitaan menyangkut pengaspalan jalan simpang rumbio - Bangko Jaya kecamatan bangko pusako, Pejabat Dinas Kimpraswil Kab Rokan Hilir melalui Budi Mulia mencoba menjawab pemberitaan di beberapa media bahwa secara fakta faktor yang mendasar rusaknya beberapa body jalan adalah diakibatkan beban yang melewati jalan tersebut dan umur pakai. “kita tidak mungkin menyangsikan kredibilitas perusahaan sekaliber PT Adhi Karya” ujarnya. ”PT Adhi Karya sudah banyak mengerjakan proyek proyek besar di seluruh Indonesia termasuk di Rokan Hilir, jadi manalah mungkin hanya masalah kerusakan yang terjadi pada proyek pengaspalan di jalan Rumbio hingga bisa merusak nama baik perusahaan tersebut” tambahnya. “kita harus fleksibel melihat permasalahan yang terjadi” ujar Budi. ”sehebat hebatnya kontruksi jalan yang dibangun di dunia ini tetap memiliki dua batasan utama yaitu umur pakai dan beban yang melewatinya” jelas Budi Mulia. memang kita jangan mengharapkan jalan raya yang pembangunannya sebagian dibiayai dengan pajak dari rakyat akan selamanya mulus. Jika kita sering membawa muatan yang melebihi batas maksimal kemampuan jalan, jalan dipastikan akan cepat rusak. Memang masyarakat tempatan menyadari bahwa jalan Rumbio banyak dilewati truk pengangkut kayu dan minyak yang lalu lalang bermuatan melebihi tonase. Menurut Budi Mulia ada tiga faktor utama yang menyebabkan kerusakan jalan adalah mutu pelaksanaan konstruksi jalan, kondisi drainase permukaan jalan dan daerah sekitarnya, dan kelebihan beban pemakai jalan. ”Overloading terjadi secara kasat mata di setiap lintas utama, seperti yang terjadi dilintas Sumatera terutama di Jalan Rumbio Bangko Pusako yang banyak dilewati truk pengangkut kayu dan minyak,” ungkap Budi. ”batas beban muatan yang bisa ditoleransi konstruksi jalan raya ditentukan dengan angka muatan sumbu terberat (MST). MST tertinggi untuk jalanan berkualitas paling bagus di Indonesia adalah 10-12 ton. Artinya kira-kira, setiap sumbu (as) roda kendaraan maksimal hanya boleh ”membawa” beban 10-12 ton. ”Kenyataannya, banyak truk yang muatannya jauh di atas MST itu,” ujar Budi. Padahal, secara teori, peluang rusaknya jalan adalah pangkat empat dari besarnya kenaikan beban. Jadi, jika beban muatan naik dua kali lipat, maka peluang kerusakan jalan meningkat menjadi 16 kali lipat. Faktor drainase dapat dijelaskan dengan pemahaman bahwa air adalah musuh utama lapisan aspal jalan raya. Air yang menggenang di permukaan jalan dalam waktu lama akan membuat air meresap ke pori-pori jalan dan merusak ikatan komponen aspal dan melemahkan pondasi jalan. ”Yang lebih tahan air apabila jalan dibeton. Meski begitu, air yang menggenang akan merusak lapisan tanah di bawah beton,” papar Budi Mulia. Maka, saat sistem penyaluran dan pembuangan air tak berfungsi dengan baik salurannya tersumbat sampah, atau saluran airnya ”lupa” dibikin, air akan menggenang dan merusak jalan. Itu sebabnya, saat musim hujan seperti sekarang ini, kerusakan jalan tambah menjadi-jadi. ”Dari segi apa pun, jalan memang tak boleh digenangi air. Selain merusak aspal, juga berkaitan dengan keselamatan berkendara. Jalan harus dirancang bebas genangan,”imbuh Budi Mulia yang sekarang menjadi Panitia Lelang itu. ”Umumnya jalan aspal rusak, karena tak tahan dengan cuaca panas sebagaimana didaerah Bangko Pusako yang penghasil minyak dimana suhu bisa mencapai 50 derajat celcius. Makanya, kalau dilewati siang hari berubah bentuk atau mengelupas," papar Budi Mulia yang telah berpengalaman di Dinas Kimpraswil kab Rokan Hilir sejak tahun 2000 . ” Jadi saya mengharapkan kepada Media untuk menyikapi permasalahan ini secara logis tanpa ditenggarai menyudutkan salah satu pihak” keluhnya. ”lagipun foto dokumentasi dipemberitaan hanya aspal yang mengelupas dan keretakan yang masih diambang batas kewajaran, dan itu tidak menghambat arus lalu lintas jalan” ujar Budi Mulia mengakhiri percakapan.
NAFF ”BUAI”KOTA BAGANSIAPIAPI
Grup Band NAFF salah satu grup band yang digandrungi anak muda sekarang tampil di Bagansiapiapi dalam rangka menyambut HUT proklamasi. Pada konser tersebut tidak lupa pula hadir Wakil Bupati Rokan Hilir, Kapolres beserta jajarannya, dan para pejabat penggemar musik NAFF. Bagi Penggemar NAFF kota Bagansiapiapai siapa tidak kenal dengan tembang Engkau Masih Kekasihku, Terendap Laraku, Akhirnya Ku Menemukanmu dan beberapa tambang lainnya milik grup band Naff. Kehadiran band yang digawangi Ady (vokal), Ade (gitar), Dedi (gitar), Odeu (bass) dan Hilal (drum) ini dipastikan mampu menjawab kerinduan para fans kota Bagansiapiapi yang telah lama menantikan tembang-tembang cinta indah milik mereka. Bukan rahasia lagi, kepiawaian Ady dan rekan-rekan melambungkan angan penikmatnya yang sedang jatuh cinta jelas tak diragukan. Dari wawancara Fakta Post dengan NAFF di hotel Lion Rabu (19/8) dengan vocalisnya, Adi, mengisahkan tentang karya mereka. Grup band asal Bandung ini menegaskan lagu cinta yang dibawakan oleh Naff bukanlah lagu cinta yang mendayu-dayu atau cengeng. Ditempat terpisah Fakta Post menyambangi Angga bagian promosi Sumatera bagian tengah produk Club Mild di Hotel Lion, ia menuturkan bahwa Tur Naff ini akan manggung pada tiga buah kota yaitu di Tanjung Pinang, tebing tinggi dan Bagansiapiapi, adapun tujuan utama konser Naff adalah untuk memeriahkan HUT RI yang ke 64 dimana Club Mild adalah sponsor tunggal acara tersebut sedangkan armarosa hanya Pelaksana untuk daerah Bagansiapiapi. ”Sound dengan lighting pihak club mild membawanya dari Pekanbaru, ibarat kolaborasi armarosa dengan empire,” kata Angga. ”Ada beberapa artis yang telah dirangkul oleh Club Mild diantaranya Sheila On Seven, kemarin Coklat manggung di Batam” ujar Angga. ”Dalam mempromosi produk Club Mild dan Sampoerna Mild hampir sama, karena musik sifatnya universal,” ujar Angga menambahkan, jadi Club Mild setelah selesai beberapa rangkaian acara manggung ini kami putus kontrak dengan artis tersebut. menurut organizer armarosa, Budi, kapasitas penonton untuk acara tersebut sebanyak 5000 orang sedangkan tiket sudah terjual baru sebanyak 40% dari total kapasitas penonton. Konser yang berlangsung sekitar 2,5 jam lebih dan dijaga sekitar 50 aparat kepolisian, konser tersebut berjalan lancar dan tidak sampai menimbulkan korban. Memang sekitar setengah jam konser berlangsung ada penonton membawa senjata tajam berupa keris, namun atas kesigapan aparat keamanan, oknum tersebut langsung diamankan polisi. Selain Naff, pertunjukan juga dimeriahkan sejumlah grup band local seperti tujuh bintang utara dan armarosa band. Dari hasil pantauan Fakta Post penonton lebih mengambil sikap untuk menonton dari luar gedung yang sedikit terbuka dengan cara mengintip. Pada saat NAFF membawa tembang teranyarnya, penonton sempat histeris. Desakkan desakkan tidak bisa terelakkan lagi, petugas Linmas mengantisipasinya dengan menyiram air ditengah tengah penonton agar tidak gerah. NAFF mencoba memancing penonton untuk bernyanyi bersama dan ternyata syair lagu NAFF rata rata sudah hapal oleh penonton yang rata rata anak muda. Pada tembang terakhir dengan lagu Akhirnya kumenemukanmu NAFF berduet dengan wakil Bupati, Suyetno ( Amrial )
RUU RAHASIA NEGARA Versus UU KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
Sejak lahirnya UU Keterbukaan Informasi Publik membuat para insan pers berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya. Bagi badan publik di Rokan Hilir tidak ada alasan lagi menghambat untuk memberikan informasi yang diperlukan bagi insan pers yang bertujuan memberikan data akurat demi kepentingan Publik, rencana Menhan untuk memprakarsai RUU Rahasia Negara dirasakan bagi para insan pers terlalu mengada ngada. Banyak pihak yang pro dan kontra terhadap rencana undang undang rahasia negara, masalahnya substansi rancangan aturan ini dikhawatirkan akan mengancam kebebasan mengakses informasi yang terlebih dahulu dijamin oleh UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan seandainya hal itu terwujud bukan tidak mungkin timbulnya batasan tercipta yang akan mamasung kebebasan pers yang selama ini sudah dirasakan sejak lahirnya UU tersebut. Sosialisasi UU Publik tersebut sekarang ini belum dilakukan secara maksimal mengingat UU tersebut baru beberapa dekade di Undangkan dan belum sepenuhnya di aplikasikan untuk mendampingi insan pers dalam mencari informasi. Tujuan dari undang undang ini adalah untuk menjamin hak warga negara untuk mendapat kan akses informasi dari pembuat kebijakan publik yang menguasai hajat hidup orang banyak. setelah adanya UU keterbukaan informasi publik, pemerintah tidak boleh menghambat kerja insan pers dan takut untuk mempublikasikannya dihadapan masyarakat melalui media. Kita mungkin sudah mengetahui dengan adanya UU Keterbukaan informasi publik maka masyarakat berhak untuk mengetahui apa saja kebijakan yang telah dan akan diambil oleh pejabat publik yang layak dan wajib diketahui oleh masyarakat sebelum kebijakan tersebut diputuskan oleh pembuat kebijakan. Dalam UU KIP itu, juga diatur mengenai informasi yang boleh diakses publik yang sebelumnya tidak bisa. Informasi yang bisa diakses itu, antara lain, mengenai BUMN dan BUMD serta organisasi nonpemerintah ataupun LSM. Meski demikian, UU ini juga mengatur informasi yang dikecualikan agar tidak diambil, misalnya, data intelijen, keterangan mengenai pelapor dan saksi, informasi yang membahayakan keamanan, dan sarana serta prasarana penegakan hukum. Memperoleh informasi publik sepatutnya menjadi dasar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Dan, ini juga menjadi salah satu dasar dalam membangun demokrasi di Tanah Air. Itu berarti sejalan dengan piagam hak asasi manusia (HAM) dunia yang dikenal sebagai kebebasan memperoleh informasi. Ini sebuah kemajuan, karena ada jaminan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi sesuai dengan konstitusi. Sehingga, pemerintah diharapkan dapat mewujudkan tatanan pemerintahan yang baik. Sebab, salah satu syarat mencapai pemerintahan yang bersih dan baik adalah tersedianya keterbukaan informasi publik. Karena itu, pemerintah wajib membuka informasi tentang kebijakan dan programnya kepada masyarakat. UU ini bisa menjadi alat bagi pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, akuntabel, dan bebas dari korupsi, Pemerintah pun harus mengatur dengan jelas perbedaan antara informasi negara dan informasi publik. Ini penting, supaya UU ini tidak dijadikan tameng menutupi informasi yang seharusnya terbuka untuk masyarakat. Dan, insan pers jelas menolak kalau UU ini dipakai untuk menjerat wartawan secara pidana. Apalagi, salah satu tugas wartawan adalah mencari informasi untuk kepentingan publik. Harus disadari, lahirnya UU KIP bukan berarti memunculkan kebebasan yang sebebas-bebasnya dalam mengakses informasi. Kebebasan tetap harus bertanggung jawab, ada batasan dan aturannya. Tujuannya, agar kebebasan seseorang atau institusi tidak berbenturan dengan hak-hak orang atau institusi lain.
KORUPTOR ADALAH MUSUH MASYARAKAT

Korupsi sering kita dengar dan kita benci mengingat tolok ukur permasalahan yang ditimbulkan oleh pelaku korupsi ( Koruptor ) membuat kita merasa dirugikan secara financial. Masyarakat, pers dan LSM sebagai control atas kinerja Pemerintah seakan akan dibuat mati suri dengan ulah para koruptor. Banyak cara dilakukan para koruptor dengan mematikan peran dan gerak para pengusut kasus kasus korupsi dengan menyuap, mengintimidasi dan memberikan sesuatu ( gratifikasi ) agar kasus yang didera para koruptor bisa diredam dan kalau bisa dipeti es kan. Kita tidak bisa menafikan badan pemberantas korupsi sekaliber KPK, namun karena kasus yang menimpa di internal badan tersebut sehingga banyak masyarakat merasa pesimis akan peran dan fungsi lembaga lain untuk mengusut kasus kasus korupsi serupa baik dipusat maupun didaerah. Kita hidup bermasyarakat, mungkin disekeliling kita ada kesenjangan yang timbul akibat tingkah dan polah para koruptor dengan membangun rumah sebesar mungkin yang kalau dihitung tidak sesuai dengan gaji yang ia diterima di kantor, sedangkan ia tahu bahwa disamping rumahnya masih ada orang yang membutuhkan uluran tangan karena himpitan ekonomi yang semakin berat apalagi menjelang puasa dirasakan harga bahan pokok merangkak naik. disaat diatas meja para koruptor tersedia makanan serba ada sedangkan masyarakat miskin yang hanya berlaukkan ikan teri dan sambal belacan itupun masih kembang kempis untuk memikirkan apa yang akan dimakan esok hari. Acara acara tidak bermanfaat yang hanya memanjakan mata dan telinga yang menghabiskan dana ratusan juta lebih baik digunakan untuk kemakmuran masyarakat. Masyarakat sekarang butuh sandang dan pangan yang cukup, tidak peduli dengan kekayaan orang lain bagaimana ia mendapatkannya, mereka butuh diperhatikan, dibantu dan dilindungi. Sekarang ini masyarakat tidak tahu akibat ulah para koruptor. Padahal kalau ditelusuri Nilai-nilai di masyarakat kondusif untuk terjadinya korupsi bisa ditimbulkan karena budaya masyarakat. Misalnya, masyarakat menghargai seseorang karena kekayaan yang dimilikinya. Sikap ini seringkali membuat masyarakat tidak kritis pada kondisi, misalnya dari mana kekayaan itu didapatkan. Masyarakat kurang menyadari sebagai korban utama korupsi, Masyarakat masih kurang menyadari bila yang paling dirugikan dalam korupsi itu masyarakat. Anggapan masyarakat umum yang rugi oleh korupsi itu adalah negara. Padahal bila negara rugi, yang rugi adalah masyarakat juga karena proses anggaran pembangunan bisa berkurang karena dikorupsi. Masyarakat kurang menyadari bila dirinya terlibat korupsi Setiap korupsi pasti melibatkan anggota masyarakat. Hal ini kurang disadari oleh masyarakat sendiri. Bahkan seringkali masyarakat sudah terbiasa terlibat pada kegiatan korupsi sehari-hari dengan cara-cara terbuka namun tidak disadari. Masyarakat kurang menyadari bahwa korupsi akan bisa dicegah dan diberantas bila masyarakat ikut aktif Pada umumnya masyarakat berpandangan masalah korupsi itu tanggung jawab pemerintah. Masyarakat kurang menyadari bahwa korupsi itu bisa diberantas hanya bila masyarakat ikut melakukannya. Aspek peraturan perundang-undangan Korupsi mudah timbul karena adanya kelemahan di dalam peraturan perundang-undangan yang dapat mencakup adanya peraturan yang monopolistik yang hanya menguntungkan kroni penguasa, kualitas peraturan yang kurang memadai, peraturan yang kurang disosialisasikan, sangsi yang terlalu ringan, penerapan sangsi yang tidak konsisten dan pandang bulu, serta lemahnya bidang evaluasi dan revisi peraturan perundang-undangan
DERITA PEDAGANG KAKI LIMA
” Saya Harus Menafkahi Suami dan Lima Anak”
Derita seorang ibu bernama Mimi ( 43 ) yang membesarkan anak anaknya dengan mengandalkan dagangannya dengan menggunakan gerobak bantuan Badan Amil Zakat Kab Rohil yang telah dilakoninya selama 3 tahun tidak peduli hujan atau panas memang cukup membuat kita simpati. Malam itu Fakta Post mencoba berbagi dengan ibu tersebut. ” Beginilah Pak saya sehari hari, malam berdagang ditaman kota, siang berjualan di depan sekolah Bintang Laut,” Papar Mimi. ”Apalagi anak saya masih ada yang kuliah, dua orang, masih ditingkat delapan di UNRI, memang pertama waktu anak saya masuk kuliah kehidupan kami masih dibilang cukup karena saat itu suami saya masih kerja di kapal, tapi sekarang suami saya tidak bisa berbuat apa – apa karena sudah lumpuh dan buta,” ujar Mimi dengan mata berkaca kaca. ”anak saya kalau tidak aral melintang cuma tinggal satu tahun untuk menamatkan kuliahnya, sayang kalau berhenti,”. Dalam berjualan Ibu Mimi bisa mengantongi paling sedikit Rp 50.000/hari. Itupun kalau tidak hujan. Karena rata rata dagangannya berupa minuman dan seandainya hujan maka orang jarang untuk membeli minuman yang dijualnya dengan menggunakan bungkusan. ” Kadang – kadang cukup untuk makan Pak,” ujar Mimi. ”kemarin saya hampir tiga hari tidak jualan karena sering di Razia Satpol PP,”. Malah kemarin saya ditegur oleh Satpol PP karena berjualan di depan Sekolah Bintang Laut, maka terpaksa kami perai dulu berdagang. Kuat dugaan Kepala Sekolah Bintang Laut menyurati Satpol PP karena dagangan Kantin sekolah jadi tidak laku akibat ulah pedagang kaki lima yang banyak mangkal di depan sekolah tersebut. Namun perlakuan yang diberikan kepada ibu tersebut tidak menyurut sikap optimisme seorang Ibu yang ingin menafkahi kelima anak anaknya yang masih dalam tanggungannya. ” banyak orang mengira saya kelihatan serakah karena bekerja tanpa henti siang malam, namun itu saya lakukan demi anak anak saya yang masih kuliah,” ungkap mimi dengan nada sedih. Dalam berdagang ia telah difasilitasi oleh BAZ Rokan Hilir dengan memberikan bantuan berupa gerobak sorong yang sebelumnya cuma mengandalkan meja kecil untuk meletakkan dagangannya. Sekarang ia bersyukur atas pemberian bantuan gerobak tersebut ia bisa berdagang keliling tanpa khawatir hujan dan panas matahari. 2.5 % dari hasil dagangannya ia sisihkan untuk BAZ sesuai dengan konsep syariah dan ketentuan bagi penerima bantuan BAZ agar hasil tersebut bisa dinikmati oleh orang lain yang mempunyai nasib yang sama tapi mempunyai itikad untuk merubah nasibnya dengan cara berdagang. Menurut penuturan dari petugas kebersihan yang sehari hari bekerja di areal taman kota, semua pedagang yang berjualan di seputaran taman kota terindikasi harus menyetor uang keamanan kepada Pemuda Pancasila sebesar Rp 80.000/bulan. Harapan ibu tersebut tidak muluk muluk. Ia cuma mengharapkan seandainya Pemerintah ingin memindahkan pedagang jangan cuma bisa mengusir tapi tempatkan kami ditempat yang bisa untuk kami berdagang dan tidak jauh dari keramaian,” paparnya. Dan ia juga berharap kepada Pemerintah untuk bisa memberikan ia tempat berteduh dengan suami dan kelima anaknya berupa rumah layak huni, karena sekarang ia menumpang di rumah orang yang sewaktu waktu bisa didepak seandainya rumah tersebut mau disewakan. Memang kita harus berkaca dengan daerah lain, rata rata PAD diperoleh dari retribusi pasar dari pedagang, sudah selayaknya pedagang pedagang kecil kita lindungi dengan meningkatkan gairah berusaha masyarakat dengan memberikan pinjaman kredit lunak dan program program lainnya yang menyentuh masyarakat kecil, bukankah itu anjuran dari Mentri Surya Dharma Ali tentang UMKM, kalau tidak dari sekarang kapan lagi
FANOMENA PELARIAN AFGHANISTAN YANG TERDAMPAR DI BAGANSIAPIAPI
"Kami lebih baik mati daripada kembali ke tanah air”
Bagansiapiapi
Pelarian merupakan salah satu petanda penyakit kehidupan, Sejumlah 18.2 juta penduduk di beberapa buah negara telah dipaksa untuk meninggalkan tanahair mereka di sebabkan oleh kebimbangan dan ketakutan mereka terhadap penganiayaan, penindasan serta penyiksaan yang dilakukan ke atas mereka. hampir 10,000 orang telah menjadi pelarian setiap hari. Dari hasil wawancara ekslusif antara saya sendiri, dengan Pengungsi Afghanistan di kantor Imigrasi Bagansiapiapi dengan dua orang yang bernama Nadeer dan Naem yang menggunakan komunikasi bahasa inggris bahwa mereka melakukan pelarian dari negaranya dikarenakan dinegaranya terlibat perang dan mereka tidak bisa melindungi diri mereka sendiri, mereka dianiaya karena masalah agama dan berbagai konflik yang mendera serta mereka menginginkan negara lain melindungi mereka dan mereka sebenarnya tidak ingin kembali lagi ke negaranya, ”tidak ada harapan lagi untuk kami kembali kenegara kami, komentar Nadeer yang setelah diketahui merupakan Seorang Guru untuk Bidang Study Enterpreuner atau Kewirausahawan dengan menggunakan bahasa inggris yang fasih, kami berharap kepada Duta besar Afghanistan untuk bisa menampung kami untuk mencari solusi kemana kami akan di kirim asal jangan pulang lagi ke Afghanistan, saya ingin no telp kantor kedutaan Afghanistan, kami tidak tahu berapa lama lagi kami disini” menurut keterangan dari petugas Imigrasi bahwa mereka datang dengan menggunakan Mobil travel dari Rimba Melintang, kemudian mereka ditangkap, saat itu semua dokumen disita dan setelah di cek keadaan fisik terdapat dibadan mereka ada bekas cambuk yang setelah diketahui akibat dari penganiayaan yang dialami dinegaranya , menurut sumber dari pihak imigrasi menerangkan bahwa pengungsi tsb sudah ditangani oleh UNHCR yang memberikan bantuan berupa uang saku dan makan harian untuk mereka bisa bertahan, menurut Naem ”kami lebih baik dikirim ke Australia”, para imigran Afghanistan hanya sekadar transit di Indonesia untuk mencari negara ketiga yang bisa menampung mereka setelah mereka lari dari ancaman perang di Afganistan."Kalau tidak bisa di Indonesia juga tidak masalah, karena kami memahami kondisi negara ini dan tidak ingin menjadi beban untuk pemerintah Indonesia," ujar Naem. ia tidak tahu kemana mereka mau dikirim, kemudian ia bertanya bagaimana caranya ke Austarlia dan Teropong menerangkan ia hanya manggut manggut saja, mungkin ia tidak mengira sebegitu jauh jarak yang harus ditempuh ke Australia dengan menggunakan biaya transportasi yang tidak sedikit. Dalam ruangan kantor imigrasi yang diisi oleh pengungsi yang rata rata berumur 19 tahun keatas terlihat mereka sedang tertidur bertelekan diatas lantai ruangan kantor yang kapasitas yang hanya diisi sekitar 20 orang, mereka sedang menonton program TV lokal, saat saya mencoba mewawancarai dengan pengungsi yang lain ada sedikit kecurigaan dalam raut wajah mereka seakan akan ada semacam traumatik untuk bertemu dengan orang yang belum dikenalinya, Para pengungsi tidak diperkenankan untuk berkeliaran jauh dari areal kantor imigrasi untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan karena mereka dibawah tanggung jawab kantor imigrasi dan setiap hari akan terus dipantau oleh Polres setempat. Sehari hari mereka mengisi kejenuhannya dengan bermain volley dengan pegawai kantor. Kadang kadang masyarakat tempatan melongok dan ingin mengetahui keadaan dan mencoba untuk berkenalan dengan Pelarian Afghanistan, menurut petugas imigrasi nampaknya mereka enjoy saja disini. saat Nadeer mencoba bertanya berapa lama lagi kami harus disini, saya cuma bisa menjawab ”Don’t worry about that, You will save be here, nanti pihak Imigrasi akan mengurus dokumennya” ujar saya, mereka hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada saya yang sudah berbagi hati untuk mengetahui keadaan mereka disini.
Pada hari Rabu (5/5) para Perlarian Afghanistan dibawa ke Rudenim Tanjung Pinang untuk dikirim kembali kenegara asalnya yang dikawal oleh kepolisian setempat. (Aam)
Minggu, 22 November 2009
Pemakaman Jenazah Pelarian Afghanistan
Jenazah Pelarian Afghanistan yang meninggal di Perairan Pulau Halang disebabkan boat yang ditumpanginya terlanggar tiang bubu. Sidik sempat mendokumentasikan sewaktu jenazah tersebut di kuburkan di Pusara Hilir Bagansiapiapi. menurut masyarakat setempat, salah satu jenazah yang diantar dengan menggunakan ambulan sempat tercium bau wangi padahal jenazah tersebut sudah 3 hari tenggelam, hal ini menjadi pembicaraan masyarakat yang tinggal di Simpang Tiga Bagan Jawa. masyarakat menduga, ini adalah suatu kebesaran Allah yang telah memberikan petunjuk kepada umatnya bagi yang sungguh sungguh menjaga keimanannya di atas dunia ini. ada juga masyarakat melihat salah satu mayat tersebut sedang menggenggam Kitabullah dan Tasbih tanpa melepasnya. Masya Allah... sungguh sangat menyedihkan keadaan jenazah warga Afghanistan yang lari dari kampung halaman untuk mengelak perang namun harus mengalami nasib tragis yang berujung kematian. semoga Allah melindungi mereka. adapun temannya yang selamat sempat diwawancarai oleh Pers yang berdomisili di Rokan Hilir. dengan air mata mengalir melihat jenazah teman temannya yang terbujur keras di pelataran halaman belakang mesjid agung bagansiapiapi untuk dimandikan
Jumat, 20 November 2009
RAMAH TAMAH SEKJEN DEPDAGRI DENGAN MASYARAKAT ROHIL

Dalam rangka persiapan dan pertimbangan pembangunan gedung IPDN di Ujung Tanjung maka pada pada hari kamis (14/10) jam 15.49 sore, Sekjen Depdagri Diah Anggraini beserta empat staf yang mendampingi beliau telah tiba diBagansiapiapi dengan menggunakan helikopter yang rencana untuk meninjau langsung lokasi kampus IPDN tersebut. Sebelum peninjauan yang akan dilakukan esok hari, malamnya Ibu Sekjen Depdagri mengadakan ramah tamah dengan Jajaran Pemerintah dan Masyarakat Kab Rokan Hilir. Pada acara malam ramah tamah tersebut, Bupati mempresentasikan batas wilayah Rokan Hilir, Status Pulau Jemur yang merupakan wilayah NKRI,dan peningkatan program pengentasan kemiskinan berupa perkebunan rakyat dan pembangunan jembatan pedamaran yang merupakan usaha untuk membuka ekses jalur transportasi darat didaerah terpencil dan terisolir. Berdasarkan perubahan UU No 53 pemindahan Kab Rokan Hilir dari Ujung Tanjung pindah ke bagansiapiapi maka gedung gedung yang ada diUjung Tanjung tidak lagi digunakan diantaranya bekas kantor DPRD dan juga kantor Kejaksaan yang direncanakan dipindahkan ke Bagansiapiapi. Persiapan yang matang yang telah dipersiapkan oleh Kab Rokan Hilir berupa gedung gedung megah yang telah dialihfungsikan untuk kampus IPDN maka menurut Bupati, Rokan Hilir bisa dikatakan lebih mampu dibandingkan dengan kabupaten lain yang juga ingin mengusulkan IPDN diletakkan didaerahnya. "kami sudah membebaskan lahan seluas 60 Ha untuk kampus IPDN" ujar pidato Bupati dalam acara tersebut. kesiapan Rokan Hilir dibuktikan dengan mensertifikasi lahan yang akan dibuat kampus IPDN tersebut.
Dalam sambutannya Sekjen Depdagri, Diah Anggraini, mengatakan bahwa ia termasuk salah satu delegasi dalam perundingan perbatasan indonesia malaysia. Sehingga usulan dari Bupati untuk membantu didirikannya bangunan yang sifatnya untuk mengukuhkan eksistensi Pulau Jemur sebagai bagian NKRI akan ia sampaikan pada rapat di Depdagri. sedangkan permohonan Bupati penerimaan CPNS dari tamatan SMA belum bisa dikabulkan secara langsung oleh Dirjen Depdagri karena harus melalui prosedur dan loby dengan Menpan hasil pilihan kabinet Indonesia Bersatu II. Ibu Sekjen juga mencoba mempresentasikan kerja Depdagri di Pusat dan koordinasinya dengan tingkat daerah. Menurut beliau jabatan Setda seharusnya tidak perlu diganti apabila Bupati dan Gurbernur nya berganti karena jabatan Sekretaris Daerah merupakan jabatan struktural. seandainya Bupati ingin memutasikan stafnya dapat berkonsultasi dengan gurbernur. Dalam kesempatan itu juga ibu Sekjen Depdagri menerangkan pola pola pembinaan PNS dalam berkarir serta batas umur pensiun untuk PNS dibawah umur 56 thn dan bisa diperpanjangan 1 thn dan bisa dilakukan dua kali perpanjangan. ibu Sekjen juga menyinggung masalah pegawai yang punya potensi tapi karena pangkatnya rendah seharusnya diberikan prioritas dan pembinaan. menyangkut masalah IPDN beliau mengakui bahwa banyak Kabupaten di Indonesia rebutan utk meletakkan lokasi IPDN ke kabupatennya namun kalau untuk propinsi Riau hal itu tergantung Gurbernur Riau dan kebijakan menteri Dalam Negeri yang tertuang dalam perpres no 1. selain dijatinangor ada beberapa Propinsi dan kabupaten yang akan diletakkan sekolah IPDN Regional termasuk Propinsi Riau yang direncanakan dialokasikan diKab Rokan Hilir. Keesokan paginya rombongan Ibu Sekjen Depdagri beserta rombongan menuju ke Ujung Tanjung untuk melihat lokasi Kampus IPDN. ( Amrial )
Selasa, 17 November 2009
PERINGATAN SUMPAH PEMUDA DI PULAU JEMUR
Deru mesin pompong (sejenis kapal kecil penangkap ikan) yang kami tumpangi dengan berat 30 Ton melaju dengan kecepatan mesin 6 Piston menuju ke Pulau Jemur pada hari Rabu (28/10) jam 10 WIB.
Menurut Tekong Kapal Jarak tempuh kepulau jemur memakan waktu sekitar lima jam. Boat yang kami tumpangi diawaki Riau Sidik, Petugas Perikanan Kabupaten Rokan Hilir dan Konsultan Pengawas yang berjumlah 14 orang berusaha menambah keakraban diatas boat untuk membunuh waktu dengan bercerita dan sharing tentang aktivitas kegiatan pribadi sambil minum kopi panas yang dibuat ABK.
Tekong Kapal berusaha mengikuti kompas dengan menggunakan alat navigator GPS/WAAS kearah 330 lintang utara SOG 7.4 KT dan COG 324 Derajat dari Bagansiapiapi menuju kepulau jemur. dari kejauhan tampak beberapa ekor anak ikan lumba lumba bermain diriak air biru seakan akan menyambut kedatangan kami yang sedikit sudah merasa jenuh dan sudah tidak sabar sampai ketempat tujuan.
Gelombang laut semakin tinggi saat mendekati pulau jemur yang berada diposisi terluar dikepulauan Indonesia tepatnya diwilayah Kab Rokan HIlir yang baru baru ini sempat heboh karena klaim Negara tetangga Malaysia. Dari jauh tampak dua buah titik yang berdampingan seakan akan seperti onggokan Kapal kayu, namun setelah agak mendekati pada objek maka pandangan saya rupanya salah. Itulah dia Pulau Jemur yang menjadi buah bibir Negara tetangga Malaysia yang diklaim sebagai daerah tujuan wisata dari salah satu agen pelancongan disana.
Semakin dekat kami melihat karang karang cadas yang ditepinya terhampar pasir putih nan elok bagaikan belum pernah dijamah orang. Pada bibir pantai tampak dengan jelas ikan ikan beraneka jenis bermain disebalik karang karang diair berwarna biru. Sejenak kami singgah dikapal penampung ikan yang berasal dari Tanjung Balai Asahan untuk membeli ikan kecil buat makanan tukik ( sejenis anak penyu yang dikarantina untuk pembudi dayaan ).
Menurut salah satu petugas perikanan para nelayan Pulau Jemur menjual hasil lautnya kepada Pedagang Penampung Ikan dari Tanjung Balai itu dikarenakan mereka mampu untuk membayar uang tunai ditempat. Sedangkan penampung Ikan milik BUMD Kab Rokan Hilir cuma mau membayar hasil tangkapan nelayan Pulau Jemur di Bagansiapiapi. ” Sudah barang tentu akan menyulitkan mereka” ujar Edi salah satu staf Dinas Perikanan meyakinkan.
Setelah kami membeli makanan tukik perjalanan kami lanjutkan ke Pos Perikanan setelah meminjam sekoci milik nelayan karena boat yang kami tumpangi tidak bisa masuk karena pengaruh arus pasang surut. Tidak bisa dibayangkan perasaan kami saat itu ketika menginjak pasir pantai Pulau Jemur, dengan penuh aba aba Edi Susanto memberikan intruksi melakukan Apel Bendera sebentar untuk memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober 2009. dengan penuh hikmah kami mengikuti dan merasakan seakan akan naluri kebangsaan kami untuk mempertahankan Pulau Jemur sebagai bagian NKRI semakin berkobar.
Setelah itu kami melanjutkan aktivitas masing masing sesuai dengan profesi kami sedangkan Riau Sidik mencoba mewawancarai salah satu nelayan tradisional sedang memperbaiki jaring yang singgah di Pulau Jemur setelah usai melaut. Menurutnya kapal Pesiar Malaysia sering melewati Pulau Jemur. ” dari jauh seperti kota berjalan bang” ujarnya dengan nada takjub. ” ada juga kapal tanker yang melewati pulau jemur seperti pulau berjalan, besar sekali bang” ujarnya menambahkan.
Kuat indikasi dengan seringnya kapal pesiar Malaysia melewati pulau jemur dan karena melihat keelokan pulau jemur maka mereka menambah tujuan wisatanya kedalam agenda tujuan wisata negara mereka. Tetapi soal tujuan wisata mungkin tidak terlalu dipermasalahkan namun kalau klaim kepemilikan pulau jemur mungkin tidak masuk akal, masalahnya aset Pemerintah Rokan Hilir sudah banyak diinvestasikan disana sebelum isu ini merebak diantaranya kantor Perikanan, Pos Jaga Angkatan Laut, Pulau Navigasi ( Mercu Suar ), bangunan Pabrik Es Milik Almarhum Zamzami, Bak air penampungan dan Sumur Bor milik BUMD.
Ketika ditanya tentang Kapal perang Malaysia masuk keperbatasan Indonesia, nelayan tersebut dengan cepat menampiknya. ” tidak pernah kami melihat kapal perang Malaysia melewati pulau ini bang” jawabnya menegaskan. Semoga Pulau Jemur kebanggaan Masyarakat Rokan Hilir bisa dipertahankan dari isu perbatasan baik yang berasal dari luar maupun dalam negeri.
Selain menikmati keindahan dan lembutnya pasir pantai Pulau Jemur kami juga menikmati indahnya matahari terbenam serta memandang hamparan samudra Indonesia. pantai Pulau Jemur memiliki kekhasan dibanding dengan pantai yang ada di Indonesia yakni disepanjang pantai tersebut ditumbuhi pepohonan yang tidak tumbuh didaerah lain dengan bentuk buah persegi panjang.
Sayangnya apabila kita berkunjung ke Pulau Jemur belum tersedia pondok pondok peristirahatan seperti cottage, tempat hiburan atau sarana lain. Jadi kami terpaksa beristirahat di rumah dinas Kantor Perikanan.
Malamnya jam 20 WIB kami mulai beranjak pulang dengan harapan semoga selamat ketujuan karena malam itu tampaknya cuaca tidak bersahabat.
PERANAN KP2KP KANTOR PAJAK ROKAN HILIR
Peranan Penerimaan Pajak untuk membiayai pembangunan Negara semakin hari semakin penting. Bertalian dengan itu Pemerintah dengan berbagai cara berusaha untuk mensukseskan pemungutan pajak sesuai dengan Undang undang perpajakan. Namun untuk memaksimalkan hal tersebut sudah tentu yang menjadi tolok ukur keberhasilan penerimaan pajak adalah pelayanan pajak. Di Rokan Hilir rata rata wajib pajak masih awam tentang cara mengisi SPT dan laporan penghasilannya.
Menurut Jawalmin Silalahi yang baru saja menjabat sebagai kepala Kantor KP2KP Rokan Hilir yang baru pindah dari KPP Dumai bahwa kantor tersebut masih menggunakan sistem manual, jadi data tentang jumlah wajib pajak di Rokan Hilir tersimpan di kantor KPP Dumai yang sudah menggunakan sistem manajemen objek Pajak.
Ia juga menuturkan bahwa PPN yang dibayarkan oleh Wajib pajak kepada pemotong pajak bisa direstitusikan dengan catatan laporan SPT Tahunan dan bulanan harus diisi dengan benar dan rutin.
Sebagaimana diketahui bahwa banyak perusahaan yang berbentuk perseroan komanditer yang berdomisili di Kabupaten Rokan Hilir tidak melaporkan laporan SPT dan laporan bulanan. ” Perusahaan yang tidak memperpanjang usahanya harus melaporkan kekantor pajak dan memberitahukan kepada KP2KP bahwa Perusahaannya sedang pailit” ujar Jawalmin menegaskan. ” selama perusahaan yang bersangkutan tidak melapor dan masih punya NPWP maka perusahaan tersebut tetap dikenakan denda” tambah Jawalmin. ” tapi dengan catatan harus ada pembukuan dan itu mungkin ada pertimbangan petimbangan tertentu yang tidak memberatkan perusahaan tersebut” jelasnya.
Menyadari betapa besarnya peranan pajak, maka pelaksanaan penerimaan pajak bukan semata mata menjadi tugas Direktorat Jendral Pajak, namun menjadi tugas dan kewajiban seluruh warga negara.
Sejalan dengan hal tersebut, sistem yang dipakai dalam pelaksanaan pemungutan pajak di Indonesia adalah sistem self assessment yang menggambarkan sifat kegotong royongan. Untuk mengantisipasi ketidak tahuan cara pengisian didalam SPT Tahunan diberikan buku petunjuk cara pengisian SPT Tahunan dan juga Pihak KP2KP kantor Pajak Rokan Hilir telah memberikan sosialisasi cara pengisian SPT kepada Rekanan dan pelaku usaha di bagansiapiapi baru baru ini . dan sekarang ini KP2KP berencana akan memberikan penyuluhan dan cara pengisian di salah satu Sekolah kejuruan Ekonomi dengan perlengkapan buku yang sudah tersedia di ruang kerjanya untuk dipersiapkan diberikan penyuluhan dan sosialisasi cara pengisian Laporan Pajak.
PEMBINAAN ORMAS DAN LSM SEROHIL
LSM dan Ormas sebgai agen of change dalam membantu pemerintah sesuai dengan bidangnya masing masing pada waktu kemarin telah dibina oleh Pemda melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Pemerintah Kab Rokan Hilir pada Jumat (23/10).
Adapun pembicara menghadirkan pakar ormas dan LSM dari Pekanbaru dan Jakarta yakni Drs M.Y Tiyas Tinov M.Si dan DR(Kand)Drs Azam Awang Msi. menurut Awang Ormas dan LSM adalah salah satu wadah warga Rakyat masyarakat untuk berekspresi, mengapreasisasikan pikirannya ditengah masyarakat bangsa dan negara.
Dengan wadah ini mereka bebas mengemukakan hati nuraninya melampiaskan uneg uneg serta sadar memperjuangkan hak hak sipilnya dalam rangka pemerintahan yang baik dan benar (good governance). disamping adanya lembaga pengawasan seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat Jendral dan Badan Pengawas Daerah maka masih diperlukan pengawasan oleh masyarakat termasuk LSM dan ORMAS.
Menurut beliau lagi sepak terjang LSM dan Ormas sangat mempengaruhi situasi di daerah, terutama dalam bidang politik, ekonomi dan sosial lainnya, bahkan menggeser kedudukan parpol dalam merespon kepentingan masyarakat. Artinya masyarakat lebih ”bersimpati” kepada Ormas dan LSM dibandingkan dengan Parpol.
Pada saat ini LSM Asing yang memberitahukan keberadaannya kepada Pemerintah ada sekitar 150-an, tapi diperkirakan masih banyak yang belum memberitahukan kepada Pemerintah. Kebanyakan dari mereka berkantor di Jakarta.
Penampilan LSM dan Ormas pada era reformasi sekarang sedang naik daun dan diperebutkan banyak pihak. Saat ditanya Riau Sidik tentang peran LSM dewasa ini ia berkomentar bahwa secara khusus LSM berperan sebagai ”agen Pembangunan” bagi masyarakat lokal saat masyarakat melakukan perbandingan dan ”bench mark” dengan reference group yang ada, sehingga masyarakat menjadi tahu dimana posisi mereka berada.
Menurutnya lagi Militer walaupun ia bukan organisasi massa bisa melakukan perubahan karena ia bersenjata. Ormas dan partai politiklah yang tepat. LSM memang hanya beberapa orang yang terlibat. LSM bukan tidak penting, tetapi untuk perubahan aktual, LSM bukan kendaraan untuk perubahan.
Ada beberapa karakteristik LSM antara lain sebagai lembaga yang memberikan kontribusi kepada masyarakat, bekerjasama dengan pemerintah meningkatkan keswadayaan dan kemandirian masyarakat yang dilayani, lembaga yang tidak mencari keuntungan, dana operasionalnya berasal dari organisasi dan masyarakat, semangat perngorbanan dalam membantu masyarakat dan terakhir yakni untuk mencapai tingkat kemandirian yang lebih tinggi dari masyarakat yang dilayani.
Dalam pidato pembukaannya Bupati mengharapkan adanya sisipan materi yang mengedepankan tentang kepemimpinan dan cara memotivasi atau mengajak org untuk berorganisasi. pengalaman bupati tentang kepemimpinan yang diperoleh nya di Malang yang diadakan Unicef beserta buku pedoman nya diharapkan bupati sebagai rujukan untuk membentuk LSM yang bagus seperti yang diperolehnya disana. Menurut beliau kepemimpinan diktator adalah orang yang menyuruh orang dengan paksa tanpa kompromi dan musyawarah. ada beberapa point menurut beliau sangat penting yakni bagaimana mengajak orang dan cara berpidato. buku buku yang dipegang beliau masih dipegangnya sejak ia masih mengajar SPG. Menurut beliau LSM harus bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat bagaimana untuk mengentaskan kemiskinan. "kalau perlu para peserta turun kelapangan untuk mempraktekan ilmunya dikampung kampung yang miskin" harap Bupati. ada beberapa kecamatan yang butuh perhatian oleh Bupati yang tergolong miskin.
Menurut panitia pelaksana setiap kecamatan hanya diundang sebanyak 2 orang dari 13 Kecamatan namun ada beberapa LSM mengirim utusan nya hingga tujuh orang hingga ditotalkan berjumlah 65 orang yang melebihi kapasitas yang telah ditentukan oleh Panitia sehingga ada beberapa LSM yang kecewa karena tidak dilibatkan pada acara Pembianaan ini. (aam )
PERKEMBANGAN BANK ROKAN HILIR
Perkembangan dunia perbankan sekarang sudah mulai menampakkan geliatnya. Berbagai cara dilakukan dunia perbankan untuk menarik nasabahnya menabung di Bank nya tersebut. Begitu juga Bank Rokan Hilir yang terletak di Jalan Perniagaan Bagansiapiapi yang merupakan aset Pemda Rokan Hilir dibawah naungan Badan Usaha Milik Daerah dimana saham sahamnya terdiri dari milik Pemerintah Daerah, Bank Riau dan Pinjaman pihak ketiga yakni dari nasabah.
Kualitas pelayanan bank Rokan Hilir dibandingkan rentenir di Bagansiapiapi memang harus kita pertanyakan. Sebab, rentenir meminjamkan dana dengan bunga tinggi tetapi masih bebas berkeliaran. Perbankan harus memberi pelayanan yang sama dengan para rentenir agar sepak terjangnya dapat ditekan. Misalnya guru honor diduga banyak meminjam uang dengan rentenir dengan bunga yang cukup tinggi. Jadi disitu peran Bank Rokan Hilir untuk mencegah agar para Guru Honor tidak terbebani dengan bunga uang harus bisa ditanggulangi.
Adapun Fasilitas yang diberikan Bank Rokan Hilir ada beberapa macam seperti tabungan, deposito, deposito berjangka, kredit modal kerja yang bagi masyarakat butuh dana seperti petani dan pekebun sawit. Bank Rokan Hilir juga memberikan kredit konsumtif modal kerja bagi guru honorer dengan memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan pihak Bank.
Bank Rokan Hilir sejak diresmikan bulan September 2008 juga sudah memiliki cabang di kecamatan Kubu. Hal itu dilakukan sebagai bentuk wujud dari komitmen Bank Rokan Hilir yang menyentuh dikalangan masyarakat pedesaan yang butuh dana konsumtif.
Persaingan merebut "nasabah" di kalangan perbankan cukup ketat saat ini. Bank berlomba menciptakan produk dan meningkatkan pelayanan yang efisien dan sesuai kebutuhan masyarakat. Atas dasar tersebut, penting bagi Bank Rokan Hilir menerapkan sistem pelayanan Jemput bola alias mendatangi nasabah ketempat. Selain lebih efisien, penerapan pelayanan juga memiliki mobilitas tinggi untuk menjangkau nasabah dan mempermudah pencarian nasabah baru. Pelayanan jemput bola dengan mendatangi nasabah yang ada disekolah sekolah yang ada saat ini diperuntukkan menerima setoran dari nasabah, faktor kenyamanan dan keamanan simpanan nasabah juga kurang terjaga. Disamping itu, tampilan eksteriornya kurang mencerminkan image Bank Rokan Hilir. Harus diakui Bank Rokan Hilir seharusnya menyedia Mobil pelayanan Keliling untuk mencari nasabah dalam Pencarian solusi dari perancangan ini adalah dengan melakukan program desain yang terdiri dari beberapa aspek, antara lain: segmentasi pasar, kenyamanan dan keselamatan pengguna dan simpanan hingga image baru yang akan diterapkan pada desain mobil ini nantinya. Desain mobil pelayanan yang mengakomodasi kebutuhan pengguna dalam hal kenyamanan, keselamatan dan estetika visual dimaksudkan untuk mencirikan semangat profesionalisme layanan perbankan yang diusung oleh Bank Rokan Hilir dalam persaingan perbankan yang semakin ketat.
Menurut Ridwan bagian Humas Bank Rokan Hilir siswa harus digalakkan untuk menabung dan sekarang sudah ada lima sekolah di Kabupaten Rokan Hilir yang sudah menjadi Nasabah Bank Rokan Hilir ujarnya mengakhiri.
MTQ TINGKAT KABUPATEN DIRESMIKAN MENTRI AGAMA
Pelaksanaan Musabaqoh Tillawatil Qur’an (MTQ) ke-XXVIII Tingkat Kabupaten dan Kota se Propinsi Riau tahun ini dilaksanakan di kabupaten Rokan Hilir yang berlokasi di KM 6 Bagansiapiapi. Jadwal pertandingan dilaksanakan selama 8 hari dimulai pada hari minggu (14/10) dengan utusan sebanyak 420 kafilah ditambah official sebanyak 80 orang dari 12 Kabupaten dan kota se Propinsi Riau.
Sebelum peresmian dimulai diadakan pawai taaruf yang dibuka langsung oleh Wakil Gurbernur, Mambang Mit. pada acara pawai tersebut diikuti ratusan peserta terdiri dari barisan kafilah dari 12 Kabupaten dan kota se-Propinsi Riau, marching band utusan 12 kabupaten dan kota, rebana dan mobil hias dari masing masing kabupaten dan kota. sebelumnya wakil gurbenur juga telah melantik dewan hakim di depan rumah kediaman Bupati Rokan Hilir jalan perwira.
Pada acara tersebut Wakil Gurbernur merasa bangga atas utusan yang datang untuk memeriahkan acara pawai tersebut karena mereka menampilkan ciri khas daerah masing masing kabupaten mulai dari hasil bumi sampai dengan kebudayaan dan religinya. Untuk Kab Rokan Hlilir acara pawai taaruf juga dimeriahkan barongsai dan diikuti barisan semua suku bermukim di daerah tersebut yang dikenal dengan kota seribu kubah sehingga itu membuktikan azas kebhinnekaan begitu kental di Kabupaten Rokan Hilir ini.
Pawai taaruf yang dimulai pada pukul 14. 00 wib dan diakhiri pukul 17.30 WIB setelah itu pada malamnya dilanjutkan dengan peresmian MTQ tingkat Kabupaten yang dilakukan oleh Bupati Rokan Hilir, Menteri Agama Kabinet Indonesia Bersatu II, Surya Dharma Ali dan Gurbernur Riau yang bertempat dilokasi pertandingan MTQ di KM 6 Bagansiapiapi. Pada peresminan kali ini disaksikan sekitar lebih kurang 6996 orang masyarakat tempatan dan yang datang dari luar kota Rokan Hilir untuk menyaksikan acara tersebut sehingga diruas jalan menuju ketempat lokasi terjadi kemacetan sepanjang 3 KM.
Pada malam peresmian itu juga dihadiri ketua DPRD Propinsi Riau Johar Firdaus , unsur Muspida, Kandepag, Pejabat Pemkab dan anggota DPRD se Propinsi Riau serta lembaga pengembangan sepropinsi Riau . Dalam pidatonya Bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan LPTQ atas kepercayaannya untuk melaksanakan pertandingan MTQ tahun ini di Kab Rokan Hilir. Beliau juga menyinggung tentang visi Riau 2020 untuk membentuk masyarakat yang agamis maka dalam 3 tahun terakhir bangunan yang ada di Rokan Hilir semuanya menggunakan kubah. Bupati juga telah menganggarkan biaya sebesar Rp 5 sampai 6 Milyar untuk setiap mesjid ditiap kecamatan yang sekarang telah terealisasi sebanyak 7 mesjid dan 6 mesjid lagi masih dalam tahap pembangunan. Setelah selesainya acara MTQ, bupati akan mengalihfungsikan tempat tersebut menjadi lokasi Islamic Centre. Disekitar lokasi tersebut juga sudah berdiri musium dan direncanakan sekaligus akan dibuka pasentren. Bagi pedagang kecil bupati telah membuat 56 tenda Arafah diareal MTQ untuk memanfaatkan kesempatan buat pedagang dalam berjualan selama MTQ berlangsung. Stand pameran yang didirikan untuk 12 Kabupaten kota juga tidak ketinggalan diikuti stand dari PT Chevron, PT Waskita Karya, Dekranas Propinsi Riau, PPK Propinsi dan Kabupaten, Koperasi dan ICMI.
Dalam kesempatan itu Gubernur Riau memberikan sambutannya berupa penghargaan tertinggi kepada Kabupaten Rokan Hilir atas kemampuannya melaksanaan MTQ ini sehingga Gubernur menyinggung pernyataan Menteri Agama bahwa perhelatan MTQ di Kab Rokan Hilir hampir sejajar dengan Acara MTQ Tingkat Nasional. Menurut beliau sesuai dengan visi Riau 2020 untuk menjadikan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin dengan nuansa agamis sesuai dengan ajaran kitabullah berdasarkan nilai nilai Al Quran maka acara ini salah satu satu indikasi untuk menjadikan kitab Al Quran salah satu bacaan sebagai media motivasi dalam kehidupan. ”Al Quran jangan dijadikan sebagai alat untuk dipertandingkan dan atau dibaca dua bulan sebelum acara pertandingan” ujar Gurbernur. Namun harus dibaca sampai hayat dikandung badan.
Sesuai dengan Visi 2020 yang sudah di Perda kan, Al Quran adalah petunjuk atau tutunan pedoman yang harus dipahami dalam setiap gerak dan perbuatan. Sesuai dengan motto acara ini ” Sukses penyelenggaran dan sukses promosi dan sukses prestasi menjadi acuan dalam penyelenggaraan ini”. Dalam akhir pidatonya Gubernur memaparkan prestasi yang telah diukir para Qori dan Qoriah Propinsi Riau baik dari dalam maupun diluar negeri yakni prestasi di Negara Syiria dan Kuala Lumpur.
Adapun sambutan yang diberikan oleh menteri agama terhadap penyelenggaraan ini yakni memberikan apreasiasi kepada Bupati dalam usaha melaksanakan acara MTQ untuk mengimplementasi Al Quran dimasyarakat dan Apartur Negara terhadap ajaran Islam dalam realita kehidupan demi tercipta akhlatul karimah dalam mencerminkan agama yang baik dan benar. ”Tanggung jawab semua elemen masyarakat atas era globalisasi terhadap pergeseran nilai dan agama menjadi perhatian bersama” Terang Menteri menjelaskan. Beliau juga salut kepada Bupati karena tenda pedagang kecil seperti Padang Arafah dan sebagai pemicu pengembangan usaha Mikro di negeri seribu kubah. Tanpa
Kemudian acara dilanjutkan dengan Pengibaran bendera MTQ untuk 12 Kabupaten dan Kota oleh Mantan Paskibra, Pemukulan Bedug dan menekan tombol sirene oleh Para Pejabat Propinsi Riau, Pesta Kembang Api di Lima Titik areal MTQ, pagelaran tarian yang dipentaskan sebanyak 450 Peserta dari Pegawai lingkungan dinas Pemkab Rohil, dan Peresmian Stand Pameran oleh Mentri Agama Surya Dharma Ali. ( Amrial)
Langganan:
Postingan (Atom)
It's me
Jemur Island
Menikmati Keagungan Tuhan
Lomba Tradisional Sampan Lopap
pacu sampan lopap
Potret
Masyarakat Bagan