Selasa, 17 November 2009

BALAI POM HARUS SIDAK KEBAGANSIAPIAPI


Bagansiapiapi SIDIK
”Ada obat sakit kepala?” tanya seorang pembeli yang datang ke salah satu depot obat. ”ada pak” jawab pelayan. ”mau merek apa?”tanya pelayan lagi. ” Paramex saja” jawab pembeli dengan perasaan enggan. Kemudian pelayan tersebut melihat pembeli yang kelihatan kebingungan melihat lihat jenis obat sakit kepala yang lain. ”ini pak obatnya” ujar pelayan sambil menyodorkan obat yang dimaksud pembeli. ”udah berapa lama sakitnya pak”tanya pelayan mencoba bertanya. ”udah tiga hari belum juga sembuh sembuh” jawab pembeli. ”bagaimana kalau Bapak beli obat lain?”tawar pelayan. ”obat apa? Tanya pembeli. Kemudian pelayan tersebut pergi melewati pintu belakang toko dan secepat kilat muncul lagi sambil menenteng obat dikotaknya terdapat berbahasa china.

Itulah sekelumit transaksi yang terjadi disalah satu depot obat di Bagansiapiapi yang sempat dikutip dari salah satu sumber pembeli yang tidak mau disebutkan namanya. Kuat dugaan peredaran obat ilegal buatan china di kota ini sudah pada tahap mengkhawatirkan dan sudah meraup keuntungan ratusan juta rupiah.

Saat SIDIK mencoba mengkorfirmasi kesalah satu depot obat yang lokasinya disimpang jalan Utama di pusat kota Bagansiapiapi, sidik sempat merekam pembicaraan dan menghadapi situasi yang agak rawan saat itu. Sempat terjadi ketegangan dengan penjaga toko depot obat tersebut. ”Lu mau apa!”ancam penjaga toko tersebut dengan Sidik sembari mengepalkan tinjunya. ”Lu mau minta uang ya!” ancamnya lagi. Mungkin dikiranya Sidik ingin meminta uang, Tapi salah satu temannya menenangkan kawannya yang sedang emosi disaat sidik mencoba memberi pengertian tentang tugas Pers. Temannya menjelaskan bahwa obat yang dipajang dietalase ditokonya masih dibawah naungan POM. Bagaimana dengan obat racikan hasil olahan sendiri? Apa sudah didaftarkan ke Balai POM” tanya sidik mencoba menyelidiki. Agak tergagap ia menjawab ” itu untuk orang yang mau aja pak” jawabnya dengan nada pelan.

Siapa yang mau bertanggung jawab seandainya obat yang dikonsumsi tersebut tidak sesuai dengan penyakit yang diderita pasien yang butuh obat yang konon katanya obat ilegal yang tidak terdaftar di Balai POM tersebut bisa cepat menyembuhkan penyakit yang diderita pasien?

Apakah masyarakat sudah mengetahui bahan bahan yang terkandung di dalam obat tersebut? Bagaimana seandainya bahan pembuatan tersebut tergolong yang diharamkan oleh agama Islam? Seharusnya Pemerintah melalu Balai POM melakukan inspeksi mendadak ke seluruh Depot obat di Bagansiapi api. Kalau perlu langsung ke Gudang pembuatan obat ilegal tersebut. Karena selama ini kesannya Balai POM tidak pernah membuat gebrakan menyangkut tanggung jawab dalam mengendalikan peredaran obat yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Balai POM harus memberikan izin khusus di Depot obat supaya masyarakat tahu kepada siapa dan siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu kepada konsumen tersebut. Kalau salah konsumsi dan menimbulkan efek samping terhadap pasien sudah tentu pemilik depot obat akan mengelak dan meninggalkan jejak apabila ada penyidikan karena pembelian tidak menggunakan kwitansi Pembelian.
Bagaimana seandainya dalam kandungan obat tersebut mengandung Cinchonae Cortex Atau Artemisiae Folium yang sudah dilarang oleh Pemerintah. Selama ini bangsa Indonesia sudah kecolongan dengan produk produk china yang banyak mengandung bahan bahan yang membahayakan kesehatan manusia contohnya produk china yang mengandung Melamine.
Beredarnya obat tradisional china yang beredar diBagansiapiapi harus dipertanyakan. Pelanggaran pasal 2 tentang memasukkan obat tradisional kedalam wilayah Indonesia merujuk kepada importir, distributor atau industri farmasi sebagai pemasok obat tersebut atas nama perusahaan tersebut harus tertera dalam registrasi pemasok ( importir ) diboks pada obat tersebut.
Karena sedemikian pentingnya pengaruh obat dimasyarakat Bagansiapiapi sehingga sejak tulisan ini dibuat dimohon Balai POM perwakilan Riau harus melakukan Inpeksi mendadak memeriksa semua Depot yang diduga beredar obat obat illegal di Bagansiapiapi.

Tidak ada komentar:

It's me

It's me

Jemur Island

Jemur Island

Menikmati Keagungan Tuhan

Menikmati Keagungan Tuhan

Lomba Tradisional Sampan Lopap

Lomba Tradisional Sampan Lopap
pacu sampan lopap

Potret

Potret
Masyarakat Bagan
Negeri Seribu Kubah

Gallery

Hai Sobat! Selamat Datang Di Jalan Perwira Bagansiapiapi